Tempat yang Perlu Dikunjungi untuk Mengenal Kota Palangka Raya

Seperti judulnya, gue share beberapa rekomendasi tempat yang bisa kalian kunjungi ketika pertama kali datang ke Palangka Raya. Tempat – tempat tersebut pas banget buat mengenal Kota Palangka Raya, dan pastinya oke buat selfie ala milenial. Ga cuma itu, gue juga merekomendasikan tempat – tempat yang ramah di kantong. Jadi, buat kalian yang bingung pertama kali dateng ke Palangka Raya mau kemana, buat kalian yang BPJS
(Bermodal Pas – pasan Jiwa Sosialita), dan buat kalian yang pengen nambah kenal Indonesia, Yuk baca postingan ini sampai selesai ya

1.Museum balanga

Ada sebuah cliché yang terkenal banget, ‘tak kenal maka tak sayang’. Nah, berkunjung ke museum ini bisa jadi bikin kalian sayang sama Palangka Raya. Di dalam museum ini kalian bisa melihat ritual adat Suku Dayak dimulai dari upacara adat ketika seorang bayi lahir, hingga upacara adat ketika seorang manusia meninggal dunia. Barang – barang yang ditampilkan di museum ini cukup merepresentasikan kehidupan masyarakat Suku Dayak, yang termasuk di dalamnya adalah masyarakat Palangka Raya. Bukan cuma urutan ritual adat saja, tapi cara mereka menangkap ikan, cara mereka bercocok tanam, dan cara mereka berburu juga ditampilkan di museum ini. Gue sih bener – bener impressed keliling – keliling di museum ini. Indonesia kaya banget!

Museum Balanga berlokasi di Jl. Tjilik Riwut Km 2 Palangka Jekan Raya Palangka Raya Kalimantan Tengah. Jam kerja Museum Balanga adalah sebagai berikut, Senin – Kamis : pukul 07.00 WIB s.d. 14.00 WIB, Jumat : pukul 07.00 WIB s.d. 11.30 WIB, dan Sabtu : pukul 07.00 WIB s.d. 12.30 WIB. Harga tiket masuk bagi pengunjung museum yaitu, untuk siswa/pelajar sebesar Rp. 1.000,- per orang dan untuk mahasiswa /dewasa /umum sebesar Rp. 2.500,- per orang.

image

Huma Betang di Museum Balanga. Credit : Koleksi Pribadi

image

Ritual Tiwah di Museum Balanga. Credit : Koleksi Pribadi

image

Koleksi Baju Pernikahan di Museum Balanga. Credit : Koleksi Pribadi

2. Jembatan Kahayan

Jembatan Kahayan merupakan jembatan yang menghubungkan pusat Kota Palangka Raya dengan Kelurahan Pahandut Seberang, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Barito Selatan, Kabupaten Barito Utara, dan daerah lainnya. Jembatan ini memiliki panjang 640 meter dan lebar 9 meter, terdiri dari 12 bentang dengan bentang khusus sepanjang 150 meter pada alur pelayaran sungai. Jembatan yang berdiri di atas Sungai Kahayan ini juga merupakan jembatan kebanggaan masyarakat Kota Palangka Raya yang pertama kali dibangun pada tahun 1995 dan selesai dibangun pada tahun 2001, serta diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada tanggal 13 Januari 2002.

Jembatan Kahayan berlokasi di Jalan Kapten Piere Tendean, Palangka, Pahandut, Palangka, Jekan Raya, Kota Palangka Raya. Kalian bisa melihat keindahan Jembatan Kahayan di pagi hari maupun di malam hari dari dermaga Tugu Soekarno atau dari Flamboyan bawah. Penasaran gimana penampakannya?

image

Jembatan Kahayan dipagi hari dari sudut pandang Dermaga Tugu Soekarno. credit : Koleksi Pribadi

image

Jembatan Kahayan di malam hari. Credit : wisatakalimantantengah.wordpress.com

image

Ornamen khas Kalimantan di bawah Jembatan Kahayan. Credit : Koleksi Pribadi

3. Tugu Soekarno

Tugu ini terkenal dengan nama Tugu Soekarno karena Presiden Soekarno meletakkan batu pertama Kota Palangkaraya pada tanggal 17 Juli 1957 yang menandakan dimulainya pembangunan kota ini. Kota Palangkaraya disiapkan oleh Bung Karno sebagai calon ibukota Indonesia suatu saat nanti, sehingga desain dan konsep pembangunan kota ini dipikirkan berdasarkan melihat kota-kota di dunia ini terlihat hingga sekarang. Tugu Soekarno ini terdiri dari 17 (tujuh belas) pilar yang berarti senjata untuk berperang. Tugu Api berarti api tak kunjung padam, semangat kemerdekaan dan membangun. Angka 17 melambangkan hikmah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Segi Lima Bentuk Tugu melambangkan Pancasila mengandung makna Ketuhanan Yang Maha Esa.

Tugu Soekarno berlokasi di Jl. S. Parman, Langkai, Jekan Raya, Kota Palangka Raya. Kalo kalian pengen tahu sejarah berdirinya Kota Palangka Raya, berkunjung ke tugu ini menjadi pilihan yang tepat. Di belakang tugu ini terdapat dermaga kapal wisata susur sungai. Berminat untuk mencoba susur sungai di sini? Kalian bisa menelpon beberapa kontak yang ada di dermaga tersebut  untuk melakukan reservasi kapal. Kita ga bisa langsung berangkat susur sungai karena kapal – kapal yang ada di dermaga tidak beroperasi setiap hari, tergantung reservasi.

image

Tugu Soekarno. Credit : abangdhani.net

image

Relief di Tugu Soekarno yang menceritakan kedatangan Soekarno ke Kota Palangka Raya. Credit : Koleksi Pribadi

4. Jalan Batam

Apa yang spesial dari Jalan Batam ini? Di sepanjang jalan Batam terdapat deretan toko – toko yang menjual souvenir dan makanan oleh – oleh khas Kota Palangka Raya. Di sepanjang jalan ini, kalian bisa membeli sarung Kalimantan, pajangan, dompet dan tas manik-manik, gantungan kunci dan aneka cincin kalung yang terbuat dari batu khas Kalimantan, serta kerupuk. Harga oleh – oleh tersebut bervariasi, dan kalian masih bisa melakukan tawar – menawar untuk mendapatkan harga yang cocok dengan budget. Yuk berkunjung ke Jalan Batam yang letaknya di belakang Pasar Besar, Jl. Ahmad Yani, Pahandut, Jekan Raya, Palangka Raya.

image

Pusat oleh – oleh di Jalan Batam. Credit : desnaputra-journey.blogspot.com

image

Salah satu toko di Jalan Batam. Credit : pegipegi.com

Oiya jangan khawatir soal transportasi di Kota Palangka Raya. Kalian bisa order ojek online lokal, diantaranya Eljek dan Neojek. So, selamat jalan – jalan~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s