Memulai Menjadi Minimalist

image

As promised, gue ngelanjutin pembahasan tentang minimalist lifestyle di minggu lalu. Di postingan sebelumnya gue cerita kenapa gue dan suami menjadikan minimalism sebagai lifestyle. Kali ini gue mau share ke kalian gimana caranya memulai hidup minimalis. Semoga tulisan gue cukup informatif dan bermanfaat buat kalian ya.

Sebelum gue jabarkan ‘gimana caranya memulai’, gue ngajak kalian untuk bertanya ke diri masing – masing tentang alasan kalian memulai gaya hidup minimalis. Apakah kalian hanya kepengen ngikutin arus tren? Gapapa, kalo arus trennya baik, kenapa ga kita ikutin juga kan. Apakah kalian mau trial and error untuk hidup secara minimalis? Monggo, kan kalo ga pernah nyoba, kita ga akan pernah tau rasanya. Kalian bisa cek postingan suami gue untuk memahami minimalism lebih mendalam. Apakah kalian udah riset mendalam dan akhirnya memutuskan untuk menjadi minimalist? Nah, postingan ini bisa jadi salah satu referensi kalian untuk memulai gaya hidup tersebut.

Kita bisa memulai gaya hidup ini dengan mensortir semua barang – barang yang kita miliki di rumah. Kita mulai dulu dari ruangan terkecil di rumah kita dan memiliki sedikit barang di dalamnya, misalnya ruang tamu. Nah kita list apa aja barang yang ada di sana, dan kita sortir berdasarkan kebermanfaatan bagi kelangsungan hidup kita. I tell you once again, yang bermanfaat bagi kelangsungan hidup, jadi kalo ga ada barang itu kita bisa mati, atau hidup kita jadi rugi. Seriously, kita ga bisa naruh perasaan berlebihan ke barang – barang tersebut. Agar lebih mudah, kita membedakan sortiran barang menjadi tiga, yaitu yang pasti dipakai, yang akan dipakai, dan yang ga tau bakal dipakai kapan. Kegiatan sortir ini kalian lanjutin ke ruangan – ruangan lain di rumah kalian, sampai kalian pastikan semuanya sudah kalian sortir. Terus, barang – barang yang ga tau bakal dipakai kapan itu dikemanain? Nah, inilah saatnya kalian peka terhadap lingkungan sekitar kalian. Monggo cari panti asuhan atau komunitas yang sedang membutuhkan barang – barang layak pakai, dan kalian bisa sumbangkan ke sana. Atau, kalo kalian punya waktu lebih, kalian bisa buka garage sale loh. Lumayan kan buat tambahan uang.

Kegiatan sortir ini bisa kalian lakukan pada frekuensi waktu yang kalian tentukan, misalnya tiap minggu atau tiap bulan. Tapi, jangan lama – lama ya jangka waktunya, misalnya setahun sekali. Kalian bisa kerepotan kalo gitu, terlalu banyak barang setiap kalian mau nyortir dan kalian bakal males melakukannya. Kemudian, terapkan prinsip “ada yang baru datang, berarti harus ada yang dibuang”. Maksudnya, kalo kamu mau beli barang baru, kamu liat lagi barang – barangmu yang ada sekarang, ada ga yang udah layak untuk disumbangkan. Kalo belum ada, ya ngapain beli barang baru. Usahakan kita tidak dalam keadaan sedih, galau, kesal, dan lapar ketika sedang memutuskan untuk belanja atau beli barang baru. Membeli barang dalam keadaan – keadaan tersebut itu cuma bikin kita menyesal di belakang. Pastikan kita membeli barang itu karena barang itu bisa menambah produktivitas kita dan baik bagi keberlangsungan hidup kita.

Jadi, begitulah cara mudah kita memulai gaya hidup minimalis. Gue ga menyebutkan cara – cara ekstrim lainnya, biar kita ga keburu jiper sebelum memulai. Selamat mencoba ya, pals! See you on the next post !

cr image : http://bit.ly/1LuSPci

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s